-->

Penyanyi dan Ai

Marak di media social konten music dan lagu menggunakan AI dengan kualitas yang nyaris tanpa cela.

Apakah fenomena ini merugikan bagi para artis yang notabene selama ini mengandalkan income dari menjual suara?

Sebagai orang yang juga berkecimpung di dunia tarik suara sejak beberapa tahun yang lalu saya bisa memberikan opini pribadi saya akan hal ini.

Memang benar apa yang menjadi kekhawatiran ini menyeruak ke permukaan dengan eskalasi yang cukup massive.

Tentu orang punya sikap yang berbeda-beda akan hal ini.

Pertama yang optimis. Mereka ini selalu mengambil langkah yang berani dan adaptif. Adanya artificial intelligence ini membantu pengerjaan pembuatan lagu dan music menjadi lebih cepat.

Kedua orang yang bersikap pesimis. Mereka tidak mengambil langkah strategis untuk menghadapi dunia baru ini.

Dan yang ketiga apatis dan gak mau tahu. Tentu sikap ini tidak baik juga.

Suka ataupun tidak suka fenomena ini akan berfikir terus dan memaksa kita untuk menerimanya dengan sikap yang adaptif dan strategic.

Pada kenyataannya adanya Ai tidak membuat sesuatu yang bersifat alami pada seorang artis akan berkurang nilainya.

Bahkan bisa dikatakan sesuatu yang otentik atau bakat alami dari lahir tetap akan mendapat tempat di hati banyak orang. Adanya Ai bahkan membuatnya punya panggung dan akses yang lebih mudah untuk menampilkan bakat alami dan prosesnya bisa lebih cepat bila dibarengi dengan kemampuan Ai.

Kalau saya boleh memberi saran, tetaplah untuk belajar meningkatkan kualitas dan bakat alami yang anda miliki dan pelajari Ai untuk meningkatkannya lagi.
LihatTutupKomentar