-->

Nanas, Lidah Buaya, dan Kopi

"Saya lagi belajar kopi ni boss" kata saudara saya tempo hari.

"Kopi, mau ditanam di mana?" Tanya saya
"Ya, di kampung." Jawabnya singkat sambil main HP
"Berarti Arabica? Tanyaku lagi sambil agak ragu
"Yo-i. Kemarin ada teman yang punya bibitnya di Sukabumi. 1 tahun bisa berbuah." Katanya agak panjang.
"Saya mau ke Sukabumi lagi untuk belajar." Tambahnya.
"Bagus lah. Biar gak sesat nanti " kata saya.
__________________________________________________

"Saya malah lebih tertarik menanam singkong!" Kata saya.
"Emang kenapa? Dia mulai penasaran.
"Ada seorang praktisi peternakan yang menghitung potensinya lebih dari 200 juta per tahun dari lahan 1 hektar.! Kata saya
"Ah yang bener. Masa ... "
"Namanya Agus Saputra orang Lampung yang memberikan datanya. Singkong bisa menghasilkan uang bnyak. Syaratnya dipadukan dengan peternakan."
__________________________________________________

Dalam percakapan di atas antara saya dan saudara saya ada beberapa hal yang bisa dijalankan bersama dan ada beberapa informasi penting yang jarang orang tahu.

Pertama saya juga baru tahu ada jenis kopi genah yang bagus dan mau berbuah di dataran rendah dengan kualitas cukup bagus.

Ini tentu memberikan peluang lagi bagi pekebun kita yang mau menambah variasi tanaman atau menjajal keberuntungan di dunia perkopian Indonesia.

Terus yang kedua informasi tentang potensi pakan per hektar dari singkong itu belum banyak orang tahu. Seperti saudara saya di atas juga dia belum tahu.

Kalau sudah tahu potensi singkong dan rumput alami di kebun kita itu maka kita akan lebih PO perhatian lagi pada komoditi ini.

Singkong dan rumput adalah dua tanaman yang mudah ditanam dan potensinya besar sekali. Semua hewan menyukai rumput dan singkong.

Apa yang harus disiapkan? Kita mesti menyiapkan mesin pengolahannya. Setidaknya harus harus ada mesin chopper, blender, pencampur, pencetak pelet.

Selanjutnya harus digabungkan antara peternakan dan pertanian. Kalau du sector ini berpadu maka sesuatu yang besar akan terwujud dalam nilai angka yang tidak banyak orang tahu selama ini besarannya.

Jadi kepada para petani dan peternak peluang untuk mendapatkan keuntungan besar dari dua bidang ini yang digabungkan jadi satu akan bertambah besar lagi.
LihatTutupKomentar