-->

12 Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan

Bau mulut saat berpuasa terasa kurang menyenangkan. Tidak enak sekali aromanya. Meskipun dalam sudut pandang keimanan tidak begitu keadaannya. Bahkan Rasulullah saw. menceritakan kepada kita bahwa bau mulutnya orang yang berpuasa lebih harum dari wangi minya kasturi.

Menghilangkan bau mulut saat berpuasa ramadan "rasanya" tidak mungkin. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi intensitas kekuatan aromanya agar tidak terlalu tercium. Apalagi apabila anda berprofesi atau beraktivitas dengan sesuatu yang ada hubungannya dengan mulut seperti mediator.

Baca juga What is The Meaning of Ramadhan Mubarak?

12 Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan
12 Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan

Adapun penyebab bau mulut terjadi saat berpuasa adalah area rongga mulut dan kerongkongan tidak bersih, banyaknya bakteri yang berkembang pesat di area mulut, atau karena ada gangguan di bagian perut dan usus besar.

Bila demikian, inilah 5 Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan.
  1. Menarik dan mengeluarkan nafas dengan benar. Udara yang ada di paru-paru sebisa mungkin harus bagus sirkulasinya. Ini bisa dilakukan dengan berolah raga. Kalau perlu muntahkan saja sebagian isi perut sehabis berolah raga. Teknik ini akan menghilangkan lendir-lendir di area tenggorokan, kerongkongan, dan sekitar mulut.
  2. Tidak makan junk food. Makanan seperti inihanya membuat perut menjadi tidak karuan, membuatnya tidak nyaman, panas, dan membuat dinding usus terkikis. Makanan seperti ini lebih banyak menimbulkan gas yang menguap dengan aroma yang tidak enak.
  3. Tidak memakan makanan yang beraroma tidak menyenangkan. Termasuk ke dalam makanan jenis ini adaah jengkol, petai, durian, dan jenis-jenis makanan lainnya.
  4. Rajin mengkonsumsi makanan atau minuman yang membersihkan mulut. Termasuk ke dalam bagian ini adalah mentimun, pepaya, tomat, dan yang lainnya.
  5. Hindari makanan yang pedas, lengket, dan banyak mengandung gula. Termasuk jenis ini adalah makanan ringan seperti keripik pedas, coklat, es krim, biskuit, dan jenis-jenis kue dengan jumlah gula yang banyak.
  6. Lebih baik tidak mengkonsumsi makanan yang menimbullkan banyak gas. Termasuk dalam bagian ini adalah singkok rebus, ubi, jagung, kentang, dan jenis-jenis umbi-umbian lagi.
  7. Jangan banyak tidur ketika siang. Karena dengan begitu area mulut menjadi lembab yang menjadi tempat yang nyaman untuk perkembangan bakteri. Yang penting dilakukan adalah mengatur pernapasan agar lancar sehingga area mult tidak lembab. Rajin membaca al-Qur'an, dzikir, dan berdiskusi barang kali bisa dilakukan.
  8. Berkumur-kumur sangat baik untuk mengurangi bau mulut. Hati-hati saat melakukannya. Jangan sampai ada yang tertelan.
  9. Membersihkan area mulut, lidah, dan kerongkongan dari lendir, kerak, atau sisa-sisa makanan sangat penting dan harus dilakukan untuk mengurangi bau mulut.
  10. Menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur akan menjaga kondisi mulut anda lebih fresh dan mengurangi baunya.
  11. Cukupkanlah makan sahur anda. Karena bila terlalu sedikit akan membuat kita lemas sehingga air liur banyak yang keluar. Dan bila terlalu banyak akan banyak menimbulkan gas. Bila demikian tentu aroma mulut akan tidak enak.
  12. Minumlah air yang banyak dan tidak hanya dilakukan setelah sahur saja. Namun sehabis melaksanakan Tarawih kita harus banyak minum. Kemudian gerakkan badan anda sebelum tidur denganolah raga ringan, lalu minumlah air yang banyak. Takarannya bisa sampai 2 liter di waktu berbuka dan 2 liter air, dan sebelum melaksanakan Tahajjud, lalu 30 menit sehabis makan sahur.
  13. Yang tidak kalah pentingnya adalah tidak langsung tidur setelah makan sahur, apalagi bila lupa menggosok gigi.
Demikian 5 Tips Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan. Semoga bermanfaat. Dan bila bagian ini ada kebaika yang bisa dibagikan silahkan bagikan lagi kepada yang lain yang membutuhkan informasi ini.
LihatTutupKomentar