Perbincangan pagi tadi sangat menarik bagiku. Meskipun pembicaraannya ngalor ngidul dan tidak ada judul, namun ada hal-hal yang dibahas. Salah satunya berkenaan dengan kebijaksanaan. Umpan pertama dari Bapak Dadang. Dan umpan balik dari Mang Acep dan dari saya serta Bapak Utan.
Serba-Serbi makna Kebijaksanaan
Kebijaksanaan ini merupkana kata yang sangat luhur bahkan itu tercantum dalam Kitab Suci berbagai agama. Tuhan sendiri disebut Al-Hakim yang bermakna Maha Bijaksana. Dan orang yang bijaksana dinamakan hakiim dengan memanjangkan bunyi kaf. Sedangkan orang yang memutus perkara sengketa disebut haakim dengan memanjangkan bunyi huruf haa.
Selain dinamakanAl-Hakiim Tuhan pun punya nama lain yaitu Al- Muqsith yang artinya membagi sama rata. Tuhan juga memiliki nama Al-'Adl yang artinya adil. Antara tiga nama Tuhan itu ada hubungan. Dan kata hakiim sering dirangkaikan dengan 'aliim artinya maha mengetahui.
Tuhan memang berpihak kepada yang benar. namun bukan berarti Tuhan tidak adil. Manusia sering kali tidak mampu mencapai hikmah kebijaksanaan dari perbuatan Tuhan bahkan sering kali manusia buruk sangka kepadanya.
Yang dilakukan Tuhan berdasarkan pengetahuan-Nya yang Maha Luas. dan semua yang ia ciptakan mengandung hikmah. Dalam semua perbuatan Tuhan tersimpan kasih sayang dan keadilan. Dan Tuhan tidak pernah berlaku zalim dan sewenang-wenang meskipun ia punya nama Al-Jabbar dan Al-Qahhar.
Arti Kebijaksanaan Dahulu
Dahulu kala para filosof sering disebut sebagai orang-orang yang bijaksana. Hingga ilmu yang mereka hasilkan dan diamalkannya disebut hikmah. Dan hikmah ini adalah ilmu yang mendalam. Seorang yang disebut bijaksana adalah orang yang mendalam ilmunya.
Sifat lain dari orang bijaksana adalah orang yang menjaga hatinya dari sifat-sifat buruk. Maka orang yang berupaya menjaga jiwanya agar tetap suci disebut sebagai orang yang bijaksana. Orang-orang ini sering disebut orang suci.
Dari makna ini kita dapat menarik sebuah perkiraan. Barang kali yang disebut orang yang bijaksana adalah orang ang mampu menggunakan akalnya untuk menemukan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang. Bisa juga ia adalah orang yang membuat permasalahan sulit jadi sangat mudah.
Kebijaksanaan di Era Sekarang
Apa kabarnya kebijaksanaan pada masa sekarang? Tampaknya kata ini telah mengalami pergeseran yang sangat jauh. Ia bagaikan keluar dari kerangkanya. Atau ia sudah berganti wujud dan rupa hingga sulit dikenali atau ia begitu samar hingga orang sering salah mengartikannya.
Kata kebijaksanaan memang telah mengalami pergeseran ke arah yang buruk. Dulu ia merupakan kata magis yang begitu diagungkan. Namun sekarang ia telah diberi makna baru sebagai kata untuk mengelak dari hukuman dan aturan.
Selanjutnya tanda-tanda yang tampak ada dalam diri orang yang bijak adalah kesesuaian antara kebaikan dan kebenaran yang dipikirkannya dengan perbuatan yang dilakukannya. Ia begitu menjaga perbuatannya agar selalu sesuai dengan hikmah.
Tampaknya semua setuju bahwa kata ini telah begitu turun derajatnya. Yang disebut kebahagiaan bukanlah kebijaksanaan. Namun itu ujung-ujungnya uang hingga jerat hukum terputus. Sering kita mendengar orang yang minta kebijaksanaan saat ia akan berhadapan dengan hukum. Kebijaksanaan yang didapatkan hakikatnya bukan kebijaksanaan yang asli. Namun ia merupakan permain kotor yang membuat semua orang terkotori dengannya.