Doa IBU: The Invisible Power for Rich and Success in Life adalah rangkaian artikel kontemplatif yang baik untuk anda. Artikel ini mengingatkan anda umumnya dan penulis khususnya. Baca juga artikel lain tentang tema kekayaan dalam The Power of Smilling for Rich.
Sesungguhnya ini bukan barang baru dalam dunia kesuksesan. Penelitian mutakhir menyatakan bahwa hampir 100% orang sukses adalah anak-anak yang dekat dengan ibunya dan menjadi kebanggaannya.
Dari penelitian tersebut dapat anda mengambil pelajaran dari pemahaman terbalik akan hasil ini. Jadi, yang tidak sukses adalah orang-oang yang jauh dari ibunya dan ia tidak menjadi kebanggaan ibunya. Lantas apakah ini berlaku umum.
Tentu saja ini berlaku umum meskipun selalu ada anomali. Namun itu sangat sedikit. Pertanyaannya, bukankah semua anak adalah kebanggaan ibunya? Secara umum demikian. Namun bukankah anda menyaksikan ada saja orang yang menyakiti ibunya.
Ibu yang bahagia dengan kehadian anaknya akan membalutnya dengan doa dan kasih sayang. Ia mengatakan saat berbincang dengan tuhannya, Tuhanku jadikan anakku begini begini, lindungilah ia, jagala ia dari bahaya ini itu.
Bila anda mendapati hidup anda diselimuti kemudahan, pengakuan, penerimaan, kesenangan, anda mesti berterima aksih kepada ibu anda sendiri. Katakan padanya, silahkan katakan, ayo katakan, "Ibu terima kasih atas doa-doamu untukku ....". Panjangkan kata-kata anda saat berbincang dengannya".
Kemudahan hidup yang anda alami sekarang asalnya dari mana? Mungkin itu hadiah dari Allah atas amal-amal anda yang baik, atau itu bersumber dari keridoan Allah atasmu karena ada keridoa ibumu. Doa-doa ibumu siang dan malam bekerja, wahai sahabat.
Tahu-tahu kini anda kaya dan banyak uang. Tahu-tahu anda menjadi pemimpin di sebuah korporasi. Tahu-tahu anda mendapatkan ini dan itu padahal kalau anda mau berpikir upaya anda sedikit. Kalau demikian bukankah yang harus anda ingat adalah ibu anda. Maka mari berbakti kepada ibu.
Sesungguhnya ini bukan barang baru dalam dunia kesuksesan. Penelitian mutakhir menyatakan bahwa hampir 100% orang sukses adalah anak-anak yang dekat dengan ibunya dan menjadi kebanggaannya.
Dari penelitian tersebut dapat anda mengambil pelajaran dari pemahaman terbalik akan hasil ini. Jadi, yang tidak sukses adalah orang-oang yang jauh dari ibunya dan ia tidak menjadi kebanggaan ibunya. Lantas apakah ini berlaku umum.
Tentu saja ini berlaku umum meskipun selalu ada anomali. Namun itu sangat sedikit. Pertanyaannya, bukankah semua anak adalah kebanggaan ibunya? Secara umum demikian. Namun bukankah anda menyaksikan ada saja orang yang menyakiti ibunya.
Ibu yang bahagia dengan kehadian anaknya akan membalutnya dengan doa dan kasih sayang. Ia mengatakan saat berbincang dengan tuhannya, Tuhanku jadikan anakku begini begini, lindungilah ia, jagala ia dari bahaya ini itu.
Bila anda mendapati hidup anda diselimuti kemudahan, pengakuan, penerimaan, kesenangan, anda mesti berterima aksih kepada ibu anda sendiri. Katakan padanya, silahkan katakan, ayo katakan, "Ibu terima kasih atas doa-doamu untukku ....". Panjangkan kata-kata anda saat berbincang dengannya".
Kemudahan hidup yang anda alami sekarang asalnya dari mana? Mungkin itu hadiah dari Allah atas amal-amal anda yang baik, atau itu bersumber dari keridoan Allah atasmu karena ada keridoa ibumu. Doa-doa ibumu siang dan malam bekerja, wahai sahabat.
Tahu-tahu kini anda kaya dan banyak uang. Tahu-tahu anda menjadi pemimpin di sebuah korporasi. Tahu-tahu anda mendapatkan ini dan itu padahal kalau anda mau berpikir upaya anda sedikit. Kalau demikian bukankah yang harus anda ingat adalah ibu anda. Maka mari berbakti kepada ibu.