Doa Shalat Hajat dan Artinya
Doa adalah sarana anda menghubungkan diri dengan Allah. Tatkala hidup semakin ketat persaingannya tidak sedikit yang membuat hati tidak nyaman. Semua yang dilakukan untuk menghampiri keadaan yang paling bahagia di antaranya dengan cara semakin meningkatkan aktivitas berdoa.Adapun shalat hajat merupakan penyampaian kebutuhan anda di hadapan Allah yang akan selalu anda butuhkan selamanya. Semua manusia membutuhkanNya meskipun tidak semua mengakuinya. Kali ini anda mesti menyadari bahwa di balik kekuatan anda ternyata tidak apa-apanya.
Shalat hajat dilakukan saat merasa sangat membutuhkan sesuatu sementara mata kepala tidak menemukan sesuatu pun yang bisa memenuhinya kecuali atas bantuan Allah SWT. Shalat ini dilakukan dengan dua rakaat.
Doa Shalat Hajat dan Artinya
Adapun doa Shalat Hajat adalah doa yang anda bacakan sesaat setelah anda melaksanakan shalat hajat. Ada redaksi doa shalat hajat khusus dari Rasulullah SAW. Namun begitu setelahnya anda bisa membaca doa yang ingin anda sampaiakan.Inilah redaksi shalat hajat dan artinya:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَتَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضَا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Artinya:
Dalil Pelaksanaan Doa Shalat Hajat
Ada pertanyaan yang menggelitik yang mempertanyakan keabsahan shalat ini. Apakah Shalat Hajat dikenal dalam ajaran Islam? Apakah Shalat ini dinamai demikian sejak semula?Untuk menjawabnya kami mencoba menelusuri sejumlah keterangan tentang Shalat Hajat ini. Yang kami temukan bahwa penamaan shalat ini diberikan oleh para ulama. Sebenarnya banyak juga nama-nama shalat yang tidak dari Rasulullah SAW seperti shalat syukur wudhu.
Inilah salah satu dalil yang bisa anda baca tentang shalat hajat:
ورد في سنن الترمذي وابن ماجه والنسائي وغيرهما من حديث عبد الله بن أبي أوفى أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (من كانت له حاجة إلى الله تعالى أو إلى أحد من بنى آدم فليتوضأ وليحسن وضوءه ثم ليصلّ ركعتين ثم ليثن على الله تعالى ويصلّ على النبي صلى الله عليه وسلم وليقل: (لا إله إلا الله الحليم الكريم سبحان الله رب العرش العظيم الحمد لله رب العالمين، أسالك موجبات رحمتك وعزائم مغفرتك والعصمة من كل ذنب والغنيمة من كل بر والسلامة من كل إثم لا تدع لي ذنباً إلا غفرته ولا همّاً إلا فرّجته ولا حاجةً هي لك رضا إلا قضيتها يا أرحم الراحمين). زاد ابن ماجه في روايته من خرجه " ثم يسأل الله من أمر الدنيا والآخرة ما شاء فإنه يقدر".