-->

DOA NIAT PUASA SENIN KAMIS

DOA NIAT PUASA SENIN KAMIS - Doa dan puasa adalah dua amalan utama yang menjadi tonggak amalan-amalan lainnya. Keduanya bagaikan tungku pembakaran yang akan menghanguskan kotoran dari sifat-sifat buruk yang bersemayam di dalam diri.

Kita tahu bahwa doa adalah induk dari semua peribadatan. Ia adalah yang pertama dilakukan. Sudah menjadi fitrah manusia yang membawa sifat berkeluh kesah dan lemah. Manusia berkeluh kesah bila mengalami dan menghadapi sesauatu yang tidak diharapkannya.

Kelemahan manusia adalah tidak mampu mengendalikan yang terjadi pada dirinya dan orang lain. Ia tidak mampu menghindar darinya bahkan terkadang ia tidak mampu menahan dirinya untuk melakukan sesuatu.

Sedangkan puasa adalah amalan utama yang dilakukan manusia dari masa lalu hingga nanti. Dengan berpuasa diyakini akan memperkuat daya pengendalian diri hingga jiwanya akan terus meningkat menuju puncak tertinggi.

Puasa Senin Kamis

DOA NIAT PUASA SENIN KAMIS
أملي الجنة
Puasa Senin Kamis adalah sunah Rasulullah SAW yang sangat tama untuk diamalkan. Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk melakukannya. Para ulama telah menjelaskan dan mengungkap rahasia keutamaan puasa ini.

Puasa ini dilakukan pada hari Senin dan Kamis. Karena hari senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW dan kami adalah hari naiknya amalan ke hadirat Allah SWT. Bagaimana bila kita berpuasa pada hari kelahiran kita sebagai tanda syukur atasnya?

Dalam hal ini ada beberapa pendapat. Dan bagi kami cukuplah berpuasa sunah Senin Kamis saja tidak perlu ditambah dengan hari lahir di antara kita. Diutusnya Rasulullah SAW adalah karunia terbesar yang harus disyukuri. Kelahirannya yang membawa rahmat adalah anugerah terbesar yang harus diterima, diakui, dan diagungkan.

Maka cukuplah bersyukur atas kelahirannya maka keberkahan akan juga tercurah pada kita yang lahir pada hari bukan hari Senin. Bershalawat atas Nabi adalah amal yang utama yang harus sering dilakukan.

Niat Puasa Senin Kamis

Berniat adalah hal yang sangat mudah sekali. Dengan sungguh-sungguh menuju suatu pekerjaan sudah disebut niat. Berniat melakukan puasa Senin Kamis adalah dengan bertekad berniat puasa. Selanjutnya menentukan bahwa puasa yang dilakukan adalah puasa sunah yang boleh dilakukan juga boleh ditinggalkan. Yang paling penting adalah mengikhlaskan semua amal hanya untuk Allah SWT.

Dalam ikhlas ada dua rukun utama yang harus ada. Pertama menyerahkan semua amal itu hanya untuk Allah SWT saja. Dan kedua harus ada kesesuaian dengan teladan Rasulullah SAW dalam melakukannya.

Adapun berniat dengan mengucapkannya itu tidak apa-apa selama tidak meyakininya sebagai rukun. Karena niat berada di dalam hati dan mengucapkannya merupakan kebaikan sebagai penguat saja. Dan bila ditinggalkan pun tidak apa-apa dan hukumnya kembali kepada hukum asal.

Adapun bila diucapkan maka kalimatnya bisa dengan kalimat berikut ini
Saya berniat mengerjakan Puasa Sunah Senin atau Kamis dengan ikhlas karena Allah SWT kemudian mengikuti sunah Rasulullah SAW.   
Dengan Bahasa Arab dapat saja diucapkan dengan lafazh niat seperti berikut ini;
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ أَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ صَوْمِ يَوْمِ الْخَمِيْسِ| الاسْنَيْنِ سُنَّةً لِلّهِ تَعَالَى

Doa Puasa Senin Kamis

Tidak ada doa khusus dalam hal Puasa Senin Kamis. Doa dan Dzikir yang dilakukan bukan doa-doa yang dikhususkan untuk ini. Namun doa-doa yang dibaca adalah doa-doa mutlak yang tidak dibatasi waktu tertentu atau kejadian tertentu.

Bila sempat maka bacalah doa seperti ini;

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَابُ الرَّحِيْمُ
Duhai Tuhan kami
terimalah amalan kami,
sungguh Engkau Maha penerima taubat
dan Maha penyayang.

Bacakan juga doa ini;
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا
وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخَشُعَنَا
وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اللهُ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Doa-doa lain boleh dibaca apalagi doa-doa dari rasulullah SAW.      
 
LihatTutupKomentar